Sepele, Tapi 7 Perbuatan Ini Bisa Jadi Musuh yang Membahayakan Kita Di Akhirat

Cinta Putih Zahraa - Jangan cari musuh pada hari kiamat, karena sangat berat konsekuensinya. Ketika Anda memiliki masalah dengan siapapun di dunia, maka segera selesaikan sekarang juga dan jangan ditunda. Minta maaf jika pernah berbuat salah kepada siapapun, jika ada hak orang lain yang kita pakai, maka segera bayarkan. Jika tidak bisa membayarnya, minta waktu atau tempo untuk melunasinya. Ingat, kematian bisa datang tanpa diduga, apakah Anda siap jika urusan yang belum terselesaikan di dunia tersebut kelak menjadi musuh yang membahayakan untuk kita di akhirat? Dengan menyelesaikan semua urusan dunia, maka ketika kematian datang menjemput, Anda akan merasa aman tanpa ada beban. Nah, agar kita semakin ringan untuk membereskan semua urusan kita di dunia, sebaiknya kenali 7 hal sepele yang berpotensi menjadi musuh yang membahayakan kita di akhirat, berikut ini : Tidak Hanya Panen Pahala, Ini Manfaat Membaca Al Quran Bagi Kesehatan
orang yang bangkrut di akhirat (sb. gambar : http://www.laboroteca.com)

1.    Kita berhutang kepada orang yang belum dibayar

Hutang yang belum terbayarkan di dunia dapat menjadi musuh yang membahayakan Anda di akhirat kelak, karena kelak akan ditagih di akhirat. tapi sayangnya kita harus membayarnya dengan amalan kita. Bagaimana mungkin, sementara saat di akhirat, kita sangat membutuhkan amalan kita. Alasan itulah yang membuat kita wajib membayarkan utang kita di dunia, sekecil apapun itu. Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Tidur Setelah Shalat Subuh

2.    Merusak barang orang lain, baik sengaja maupun tidak

Pernahkah Anda secara sengaja maupun tidak, melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan pada harta atau benda milik orang lain? Jika ya, segera minta maaf dan gantilah kerusakan tersebut hingga pemiliknya merasa ridho. Karena jika tidak, perbuatan inilah yang kelak akan menjadi musuh yang siap mengantarkan Anda ke neraka.

3.    Melukai perasaan orang lain

Hampir semua dari kita pasti pernah melakukan beberapa tindakan yang entah sengaja atau tidak dapat sebabkan orang lain terluka hati maupun perasaannya. Maka dari itu, jangan pernah segan untuk minta maaf dan jangan pula menundanya hingga hari raya karena kematian datangnya tak pernah kita duga. Karena perbuatan yang melukai hati orang lain juga bisa menjadi sebab terciptanya musuh di hari kiamat kelak.

4.    Tidak bertanggung jawab terhadap harta orang yang diamanahkan ke kita

Pernahkah Anda menyewa mobil/benda lain atau mengontrak rumah? Tahukah Anda jika Anda memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga apa yang diamanahkan pada Anda. Jadi jangan mentang-mentang Anda membayar sewa, lantas Anda merusakkannya. Barang yang Anda terima baik, haruslah dikembalikan dalam kondisi baik. Karena jika kondisinya rusak, maka bisa menyebabkan orang lain (pemilik) merasa tidak ridho dan siap menagih pada Anda di hari kiamat kelak.

5.    Mencuri barang milik orang lain

Mencuri barang orang lain juga bisa jadi musuh yang berbahaya buat Anda di akhirat, karena itu kembalikan hak orang lain yang Anda curi dan mintalah maaf atas perbuatan Anda.

6.    Mencela dan meremehkan orang lain

Mencela dan meremehkan orang lain seringkali dilakukan baik sengaja maupun tidak, karena sifat alami manusia adalah selalu merasa lebih hebat dari orang lain. Padahal perbuatan tersebut sangat dilarang, karena dapat menghilangkan pahala yang Anda miliki guna menebus dosa-dosa yang Anda lakukan pada orang yang Anda remehkan atau cela.

7.    Ghibah dan fitnah

Ghibah dan fitnah juga termasuk perbuatan yang merugikan, karena dapat membuat nama orang lain jadi rusak. Apabila orang tersebut tidak ridho, maka dia bsia menuntuk pada kita kelak di akhirat. Oleh karena itu, jika pernah melakukan dosa tersebut, bertaubatlah dan segera minta maaf serta bersihkan nama orang tersebut hingga mereka ridho.
Hadits yang menyebutkan orang-orang yang bangkrut di akhirat kelak, yakni :
 “Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” Mereka menjawab: “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.” Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman. Ia pernah mencerca si ini, menuduh tanpa bukti terhadap si itu, memakan harta si anu, menumpahkan darah orang ini dan memukul orang itu. Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah di antara kebaikannya kepada si ini, si anu dan si itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/ kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam neraka.” (HR Muslim no. 6522)
Di dalam riwayat yang lain, Rasulullah SAWbersabda:
 “Siapa yang pernah berbuat kedzaliman terhadap saudaranya baik menyangkut kehormatan saudaranya atau perkara-perkara lainnya, maka hendaklah ia meminta kehalalan dari saudaranya tersebut pada hari ini (di dunia) sebelum (datang suatu hari di mana di sana) tidak ada lagi dinar dan tidak pula dirham (untuk menebus kesalahan yang dilakukan, yakni pada hari kiamat). Bila ia memiliki amal shalih diambillah amal tersebut darinya sesuai kadar kedzalimannya (untuk diberikan kepada orang yang didzaliminya sebagai tebusan/pengganti kedzaliman yang pernah dilakukannya). Namun bila ia tidak memiliki kebaikan maka diambillah kejelekan orang yang pernah didzaliminya lalu dipikulkan kepadanya.” (HR Al-Bukhari no. 2449)
Mengerikan sekali bukan? Hanya karena perbuatan-perbuatan yang seringkali dianggap sepele diatas, lantas kita menjadi orang yang merugi di akhirat kelak. Selalu ingat pesan Rasulullah jika balasan akan datang sesuai dengan kadar perbuatan seseorang bahkan sebagaimana engkau berperilaku, maka begitulah kita akan diperlakukan. Alasan itulah yang membuat kita harus berhati-hati dan jangan sampai perbuatan kita justru menciptakan musuh pada hari kiamat. Semoga Allah hindarkan kita dari perbuatan-perbuatan yang membuat kita merugi di akhirat.
Tags : amalan yang bangkrut, hadits tentang orang muflis, kisah orang yang bangkrut di akhirat, muflis adalah sebutan bagi orang yang, hadits orang yang bangkrut di akhirat, ghibah, jangan mencela, jangan ghibah, bahaya mencuri, 
loading...
Previous
Next Post »